Selain mengawal rencana pemindahan lokasi bongkar muat, pemerintah desa juga akan memonitor aktivitas angkutan batubara, baik saat membawa batubara menuju PLTU maupun ketika kembali ke pelabuhan.
Ahid mengatakan truk pengangkut batubara biasanya menggunakan terpal saat membawa muatan menuju PLTU. Namun, ketika kembali ke pelabuhan dalam kondisi kosong, bak truk tidak selalu ditutup sehingga debu sisa batubara berpotensi beterbangan.
โBanyak debu batubara yang terbang ke mana-mana. Ada warga yang datang ke kantor desa dan mengeluh. Saat ini musim panas, tolong bak truk batubara itu ditutup pakai terpal agar debunya tidak terbang ke mana-mana,โ katanya.
Pemerintah desa berharap pengawasan terhadap aktivitas angkutan batubara dapat diperketat, sembari menunggu proses koordinasi dan keputusan mengenai rencana pemindahan kegiatan bongkar muat dari Tanjung Ru ke Tanjung Batu. (BilitonNews.co/tedja pramana)

Komentar