Menurutnya, batubara yang saat ini berada di tongkang merupakan bagian dari suplai untuk PLTU sehingga harus diselesaikan terlebih dahulu. Setelah itu, rencana pembongkaran berikutnya di Tanjung Batu akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
โBatubara ini memang suplai untuk PLTU dan sekarang masih ada batubara di tongkang. Masyarakat meminta agar dipindahkan ke Tanjung Batu. Ini tidak bisa kita putuskan hari ini. Mungkin saat bongkar setelah ini ke Tanjung Batu, tetapi pindah ke Tanjung Batu tidak semudah itu karena kita harus melihat prosedurnya,โ jelas Firdaus.
Ia mengatakan hasil mediasi tersebut akan terlebih dahulu dilaporkan kepada Bupati Belitung sebelum langkah selanjutnya dilakukan.
โIni akan saya sampaikan ke Bupati dulu. Tidak bisa langsung kita laksanakan seperti itu. Yang penting keputusan hari ini kita laporkan dulu ke Bupati. Keputusan hari ini akan kita tindaklanjuti,โ ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Desa Pegantungan, Ahid meminta agar keputusan terkait pemindahan kegiatan bongkar muat batubara segera ditindaklanjuti. Ia menilai keberadaan pelabuhan bongkar muat di Tanjung Batu dapat menjadi solusi untuk mengurangi risiko pengangkutan batubara melalui jalan darat.
โMemang harus cepat ditindaklanjuti. Kita kan punya pelabuhan bongkar muat,โ kata Ahid.
Ia mengatakan selama ini persoalan-persoalan kecil di wilayahnya berupaya diselesaikan secara baik-baik. Namun, insiden yang terjadi pada Sabtu lalu dinilai sudah cukup serius dan memicu kemarahan masyarakat.
โApalagi ada peristiwa Sabtu kemarin, memang sudah terlalu fatal bagi masyarakat. Masyarakat marah dengan kejadian itu,โ ujarnya.

Komentar