Di balik pilihannya menempuh pendidikan di bidang sejarah, Siti menyimpan harapan untuk menjadi seorang guru sejarah.
Baginya, memahami masa lalu merupakan bekal penting untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Ia ingin kelak dapat berbagi pengetahuan kepada generasi berikutnya agar mereka memahami perjalanan sejarah dan mengambil pelajaran dari setiap peristiwa.
Kehadiran Teduh Kopi menjadi gambaran bahwa sebuah kedai sederhana dapat memiliki arti lebih dari sekadar tempat berjualan minuman.
Ada ruang pertemanan, cerita perjuangan mahasiswa, dan harapan-harapan masa depan yang tumbuh di antara obrolan ringan dan secangkir kopi.
Sebab, terkadang tempat yang paling berkesan bukanlah yang paling mewah, melainkan tempat sederhana yang membuat seseorang merasa nyaman untuk singgah, belajar, dan kembali melanjutkan perjalanan.
(BilitonNews.co/Gumay)

Komentar