Di tengah kesibukan bekerja dan menyelesaikan pendidikan, ia menyimpan cita-cita besar untuk masa depannya.
“Kalau cita-cita, mudah-mudahan menjadi hakim,” katanya.
Bagi Rasyid, bekerja di kedai kopi bukan hanya tentang mencari penghasilan. Bertemu banyak orang, memperluas pertemanan, dan mendapatkan pengalaman baru menjadi bagian menarik dari perjalanan tersebut.
Ia berharap Teduh Kopi semakin berkembang dan mampu menjadi usaha yang terus bertahan serta memberikan pengalaman menyenangkan bagi para pengunjung.
Teduh Kopi beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB. Selain lokasi tersebut, usaha ini juga memiliki tempat berjualan pada malam hari di Jalan Mangunsidi, Kota Padangsidimpuan.
Tempat Teduh untuk Mahasiswa
Kenyamanan suasana dan harga yang bersahabat menjadi alasan tersendiri bagi mahasiswa untuk datang ke Teduh Kopi.
Salah seorang pengunjung, Siti Kholidzah, mahasiswi Institut Pendidikan Tapanuli Selatan (IPTS) jurusan Pendidikan Sejarah, mengaku memilih tempat tersebut karena suasananya nyaman dan lokasinya strategis.
“Tempatnya teduh, strategis juga dekat pinggir jalan. Bisa untuk menghilangkan stres dan mengerjakan makalah,” ungkap Siti.
Menurutnya, suasana kedai yang santai membuat mahasiswa merasa nyaman untuk menghabiskan waktu, baik sekadar berbincang bersama teman maupun menyelesaikan pekerjaan akademik.
Selain itu, harga minuman yang relatif ekonomis juga menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan mahasiswa.
“Cocok untuk mahasiswa, dan kantong mahasiswa juga masih oke. Harganya terbilang murah,” katanya.

Komentar