News
Home » Berita » Silaturahmi Ulama dan Pastor di Banyuwangi Jadi Wujud Nyata Moderasi Beragama

Silaturahmi Ulama dan Pastor di Banyuwangi Jadi Wujud Nyata Moderasi Beragama

Perbincangan di ruang tamu kamar pribadi KH Fathulloh Suyuti Toha di Pondok Pesantren Mansyaul Huda, Banyuwangi, Minggu malam (14/6/2026). (Istimewa)

“Jika orang sudah menerima kita di kamar pribadi dan mengajak santap bersama di ruang makan di dekat dapur, orang itu sudah menganggap kita lebih dari sekadar saudara,” jelas Rm Fadjar.

“Di ponpes, mereka yang belum dianggap saudara hanya akan diterima di ruang tamu atau bahkan teras rumah, apalagi diajak makan. Jadi dapur itu adalah kunci yang menggambarkan sedalam apa hubungan antara tuan rumah dan tamunya. Dan kesimpulan saya, dapur dan meja makan adalah kunci keberhasilan moderasi beragama ,” sambung Romo Fadjar serius.

Pada saat santap malam itu, satunya hati kedua tokoh itu sungguh nampak. Kedua duduk bersama di kursi, saling memunggungi sambil berseloroh, tetapi tetap fokus pada makanan. Bahkan kedua tokoh itu minum dari gelas yang sama.

Keduanya sangat menikmati momentum berdua. KH Suyuti sangat menikmati sikap pelayanan yang diberikan Rm Fadjar dengan caranya.

Perbincangan berlanjut usai santap bersama, di halaman depan masjid dan berlangsung selama hampir sejam. Pertemuan pun akhirnya purna, saat Romo Fadjar minta pamit dan kembali mereka berangkulan. (*/BilitonNews.co)

HJKT ke-188 Tanjungpandan 2026: Angkat Budaya Melayu Belitong, Dorong Ekonomi Kreatif dan UMKM

Laman: 1 2 3 4

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer