BILITONNEWS.CO, BELITUNG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman serius di Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung.
Hingga September 2026, tercatat 305 kasus karhutla terjadi di wilayah tersebut dengan luas lahan terdampak mencapai 442,03 hektare.
Tingginya angka kejadian itu membuat Pemerintah Kabupaten Belitung memperkuat kesiapsiagaan dengan menggelar Apel Siaga Karhutla di Halaman Gedung Nasional, Selasa (8/9/2026).
Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, yang memimpin apel tersebut, mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama mencegah dan menangani karhutla.
Menurut Djoni, pencegahan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah dan petugas di lapangan.
Masyarakat, aparat, pemerintah desa hingga relawan memiliki peran masing-masing dalam mencegah api agar tidak meluas.
“Mari kita jadikan pencegahan karhutla ini sebagai tanggung jawab kita bersama. Kita jaga Belitung, jaga kesehatan kita, dan terus tingkatkan partisipasi sesuai dengan porsi, peran, dan kapasitas kita masing-masing,” kata Djoni usai memimpin apel.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para petugas yang selama ini berada di garis depan dalam menghadapi karhutla.
“Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Belitung, saya ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para petugas, baik BPBD, pemadam kebakaran, TNI/Polri, Manggala Agni, Satpol PP, pemerintah kecamatan dan desa, serta para relawan yang telah bekerja keras di lapangan,” ujarnya.
Djoni mengatakan, tugas para petugas di lapangan bukan pekerjaan mudah.

Komentar