BILITONNEWS.CO, TANJUNGPANDAN – Warga di Kota Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, mulai dihantui pada kemunculan kabut asap tipis, Kamis (3/9/2026).
Asap terlihat menyelimuti udara di sejumlah wilayah di Tanjungpandan dan sekitarnya.
Kondisi tersebut muncul saat aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Pulau Belitung.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan, puluhan titik panas atau hotspot terdeteksi di Pulau Belitung.
Forecaster On Duty Stasiun Meteorologi Kelas III H. AS. Hanandjoeddin Tanjungpandan, Ariel, mengatakan terdapat 36 titik panas dengan tingkat kepercayaan sedang yang terdeteksi di Pulau Belitung.
Data tersebut merupakan hasil pemutakhiran BMKG pada Kamis (3/9) pukul 00.00 hingga 11.00 WIB.
Menurut Ariel, kemunculan asap tipis yang terlihat di Tanjungpandan bukan tanpa sebab.
Asap tersebut merupakan akumulasi emisi dari aktivitas pembakaran lokal yang kemudian terbawa angin hingga ke kawasan permukiman.
“Mengingat pola pergerakan angin saat ini bertiup dari arah Tenggara, sebaran asap yang teramati di udara merupakan dampak langsung dari akumulasi emisi pembakaran lokal di titik-titik tersebut yang terbawa angin ke area pemukiman dan sekitarnya,” kata Ariel di Tanjungpandan, Kamis.
Belitung Timur Jadi Wilayah dengan Hotspot Terbanyak
Dari 36 hotspot yang terdeteksi di Pulau Belitung, sebagian besar berada di Kabupaten Belitung Timur.
Tercatat 22 titik panas terdeteksi di wilayah tersebut.
Kecamatan Kelapa Kampit menjadi wilayah dengan jumlah hotspot paling banyak, yakni mencapai 14 titik.

Komentar