BILITONNEWS.CO, PADANGSIDIMPUAN – Di tengah kesibukan perkuliahan dan rutinitas mengejar masa depan, terkadang mahasiswa membutuhkan ruang sederhana untuk berhenti sejenak.
Bukan sekadar tempat menikmati secangkir kopi, tetapi juga ruang untuk berbincang, bertukar cerita hingga menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan.
Suasana itulah yang ditawarkan Teduh Kopi, sebuah kedai berkonsep angkringan yang berlokasi di dekat Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS), Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara.
Dengan suasana santai dan harga yang relatif terjangkau, kedai ini menjadi salah satu tempat singgah anak muda, khususnya mahasiswa yang ingin menikmati waktu luang tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.
Pegawai Teduh Kopi, Muhammad Rasyid, yang akrab disapa Rasyid, mengatakan kepada BilitonNews.co, Sabtu (7/11/2026), bahwa kedai tersebut menyediakan beragam pilihan minuman, mulai dari kopi, minuman nonkopi hingga teh.
“Di sini kita menjual kopi, nonkopi, sama teh. Untuk harga masih di kisaran Rp15 ribu sampai Rp17 ribu,” ujar Rasyid.
Menurutnya, Teduh Kopi mengusung konsep angkringan yang mengutamakan suasana santai dan kebersamaan. Tidak heran jika pengunjung yang datang didominasi kalangan anak muda dan mahasiswa.
“Konsepnya masih angkringan, tempat nongkrong santai buat kawan-kawan,” tuturnya.
Menariknya, di balik aktivitasnya melayani pengunjung, Rasyid juga masih menjalani kehidupan sebagai mahasiswa Fakultas Hukum UMTS. Pemuda berusia 23 tahun itu kini berada di semester sembilan dan tengah menunggu jadwal pendaftaran sidang.

Komentar