HUT TNI DPRD
Advertisement
Inspirasi
Home » Berita » Jual Air Kelapa di Lahat, Dodi Bertahan 12 Jam Sehari demi Tiga Buah Hatinya

Jual Air Kelapa di Lahat, Dodi Bertahan 12 Jam Sehari demi Tiga Buah Hatinya

Jelly (22), salah seorang pelanggan Air Kelapa Barokah, membeli air kelapa di Jalan Kolonel Berlian, Bandar Jaya, Lahat, Senin (26/10/2026). (BilitonNews.co/Gumay)

Harapannya pun sederhana. Ia ingin Air Kelapa Barokah terus bertahan dan dirinya bisa tetap berjualan di lokasi tersebut.

“Semoga lancar dan bisa terus jualan di sini,” tuturnya.

Di balik lapak sederhana itu, ada ketekunan seorang ayah yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mencari nafkah. Hari demi hari dijalani dengan harapan agar usaha yang dirintisnya mampu menopang kebutuhan keluarga.

Air Kelapa Jadi Favorit Saat Cuaca Panas

Kesegaran air kelapa yang ditawarkan Air Kelapa Barokah turut menarik pelanggan dari lingkungan sekitar. Salah satunya Jelly (22), seorang pekerja swasta yang mengaku kerap membeli air kelapa di tempat tersebut.

Cuci Motor Hidrolik Manual di Lahat Cuma Rp15 Ribu, Peluang Usaha yang Bisa Ditiru Warga Belitung

Menurut Jelly, air kelapa menjadi minuman favoritnya, terutama ketika cuaca panas dan rasa haus mulai mengganggu aktivitas.

“Ini minuman favorit. Rasanya segar, apalagi cuaca sedang panas. Kalau haus, nikmat saja minum ini,” kata Jelly.

Jelly, yang tinggal di Perumnas Blok C, mengaku sering membeli air kelapa di lapak Dodi karena lokasinya tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Bagi Jelly, air kelapa menjadi pilihan untuk menyegarkan diri di tengah cuaca terik. Sementara bagi Dodi, kedatangan pelanggan menjadi bagian penting dalam menjaga roda usahanya tetap berputar.

Kisah Air Kelapa Barokah memperlihatkan bagaimana kebutuhan sehari-hari dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat. Di tengah persaingan mencari penghasilan, Dodi memilih bertahan melalui usaha sederhana yang dijalaninya dengan tekun.

30 Tahun Berlalu, Alumni SMAN 1 Tanjungpandan Angkatan 1996 Bersiap Reuni, Kenangan Lama Kembali Terukir

Di Jalan Kolonel Berlian, perjuangan itu berlangsung setiap hari. Buah kelapa tersusun untuk dijual, pelanggan datang silih berganti, dan waktu terus berjalan bersama harapan seorang ayah bagi keluarganya.

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUT TNI (6)
HUT TNI (5)
HUT TNI (1)
HUT TNI (4)
HUT TNI (2)
HUT TNI (7)
HUT TNI (3)

Berita Populer