Inspirasi
Home » Berita » Gisel Ungkap Tantangan Terbesar Mengasuh Gempi di Era Digital, Ternyata Bukan Soal Gadget

Gisel Ungkap Tantangan Terbesar Mengasuh Gempi di Era Digital, Ternyata Bukan Soal Gadget

Penyanyi dan aktris Gisella Anastasia saat menjadi narasumber dalam talkshow Kreasi Anak untuk Negeri yang digelar Okezone Group di Central Park Mall, Jakarta Barat, Minggu (2/8/2026). (ist/BilitonNews.co)

BILITONNEWS.CO, BELITUNG  – Penyanyi dan aktris Gisella Anastasia mengakui bahwa mengasuh anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital menjadi tantangan yang tidak mudah bagi setiap orang tua.

Menurutnya, pola asuh yang dahulu diterimanya dari orang tua tidak bisa diterapkan sepenuhnya kepada putrinya, Gempita Nora Marten (Gempi), karena perubahan zaman yang begitu cepat.

Hal tersebut disampaikan Gisel saat menjadi pembicara dalam talkshow “Kreasi Anak untuk Negeri” yang diselenggarakan Okezone Group di Central Park Mall, Jakarta Barat, Minggu (2/8/2026).

Gisel mengatakan, perkembangan era digital membuat orang tua harus terus belajar dan beradaptasi dengan kondisi yang dihadapi anak-anak saat ini.

“Itu benar banget. Karena makin ke sini eranya juga berubah, makin berkembang. Jadi ilmu-ilmu parenting yang aku tahu dari Mama, kalau dipakai semuanya ke Gempi kayaknya enggak semuanya cocok,” ujar Gisel.

100 Warga Belitung Berkesempatan Jalani Operasi Katarak Gratis, Gunakan Teknologi Laser Modern

Dikutip BilitonNews.co dari Sindonews.com, Senin (3/8/2026), Gisel menilai menjadi orang tua merupakan proses belajar yang tidak pernah berhenti. Ia menegaskan bahwa orang tua perlu terus memperbarui cara pandang dan pendekatan dalam mendidik anak agar sesuai dengan perkembangan zaman.

Alih-alih menerapkan banyak aturan, Gisel memilih mengedepankan pendampingan dan komunikasi yang terbuka dengan putrinya. Menurutnya, pendekatan tersebut lebih efektif untuk membantu anak memahami berbagai informasi yang ditemui, terutama melalui media digital.

“Kalau aku sih sampai sekarang masih terus mengedukasi dia. Secara santai juga, dari cara kita bicara sehari-hari selalu kasih tahu mana yang boleh dan tidak boleh. Jadi lebih ke pendampingan saja, mendampingi dia,” katanya.

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer