Dengan posisi geografis yang strategis di jalur distribusi gas Natuna, didukung kawasan industri yang berkembang serta kedekatan dengan Singapura dan Malaysia, Batam dinilai memiliki potensi besar menjadi pusat pengembangan kendaraan berbahan bakar gas maupun kendaraan listrik di Indonesia.
Di sisi lain, Herdiansyah menegaskan bahwa keberhasilan renegosiasi kontrak energi, percepatan hilirisasi gas bumi, serta transformasi energi nasional harus dibarengi dengan penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Ia menilai percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset, penguatan pemberantasan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), serta peningkatan kerja sama internasional dalam pemulihan aset hasil tindak pidana menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola sektor energi.
Menurutnya, kedaulatan energi tidak dapat dipisahkan dari kedaulatan ekonomi nasional.
“Pengelolaan sumber daya alam harus berjalan seiring dengan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan benar-benar berpihak pada kepentingan bangsa serta kesejahteraan masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (BilitonNews.co/Gumay)





















Komentar