Tantangan Kini: Penumpang Tak Seramai Dulu
Memasuki 2026, tantangan kembali terasa.
Menurut Nopri, kondisi penerbangan yang tidak seramai masa awal ia bekerja membuat penghasilan pengemudi ikut terpengaruh.
Ada pula kewajiban kendaraan yang harus tetap dibayar.
“Leasing,” ujarnya ketika ditanya salah satu tantangan dalam pekerjaannya.
Cicilan tetap berjalan.
Kebutuhan hidup juga tidak berhenti.
Sementara jumlah penumpang tidak selalu bisa dipastikan.
Dalam situasi seperti itu, Nopri mengandalkan satu hal yang sudah ia pelajari selama bertahun-tahun “bertahan”.
Dari Balik Kemudi, Ia Melihat Wajah Pariwisata Belitung
Selama 12 tahun menjadi pengemudi, Nopri telah bertemu dengan berbagai macam penumpang.
Ada banyak cerita yang ia temui, meski tidak semuanya dapat ia ingat satu per satu.
Namun, satu hal yang menurutnya khas dari Belitung adalah hubungan kekeluargaan.
Termasuk ketika berbicara mengenai tarif perjalanan.
“Di Belitung sistem kekeluargaan,” katanya.
Negosiasi harga dengan penumpang terkadang masih dapat dilakukan.
Bagi Nopri, dalam kondisi penerbangan yang semakin sedikit, yang terpenting adalah menemukan kesepakatan agar penumpang tetap bisa diantar dan pengemudi tetap mendapatkan penghasilan.
Di titik ini, pekerjaannya tidak hanya sekadar mengemudi.
Ia ikut bersentuhan dengan sektor pariwisata.
Wisatawan yang turun dari pesawat membutuhkan kendaraan untuk menuju hotel, tempat wisata, pusat kota, maupun tujuan lainnya.
Dan Nopri adalah salah satu orang yang membawa mereka menuju tempat-tempat tersebut.

Komentar