Putut Prabantoro adalah pegiat kebangsaan lintas agama dan perdamaian. Karena aktivitasnya itu, Pendiri dan Penasihat Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) tersebut sudah beberapa kali bertemu dengan Paus Fransiskus dan Paus Leo XIV.
Perkenalan antara Putut Prabantoro dan KH Suyuti Toha dijembatani Herianto Syahputra, yang juga alumnus PPSA XXI, Lemhannas RI. Pertemuan tersebut sejak awal sarat dengan penuh nilai dan kekeluargaan.
Dan kebahagiaan semakin tak terbendung, ketika diketahui bahwa keduanya memiliki sahabat dekat yang sama yakni Rm. Fadjar Tedjo Soekarno Pr.
Pada saat itu juga, mereka bertiga terlibat dalam video call bersama. Rm Fadjar adalah Pastor Paroki Gereja Katolik St. Paulus Kraksaan, Probolinggo.
Romo ini membuat heboh Indonesia pada 21 Agustus 2024, ketika memasangkan penutup kepala udeng Bayuwangi ke kepala Paus Fransiskus saat beraudiensi di Vatikan bersama organisasi-organisasi pemuda lintas agama.
Para anggota rombongan yang hadir di Media Corner, Avocado itu berasal dari berbagai kota di Indonesia. Mereka adalah Sandi Suwardi Hasan (Dirut LAZ, Lembaga Amil Zakat Nasional Gerak Kita Indonesia/Gerakin), Prof Dr KGPH H Muhammad Kurnia Hasanudin SE MA dari Keraton Surakarta, Sekretaris DPW DKI Jakarta Arif Prasetyo, H Ramadhan Gatot Sietikno dari Dewan Mesjid Sleman, Yogyakarta, Habib Jafar dari Jakarta, Syech Yusuf dari Malang dan lainnya.
Pesan Khusus KH Suyuti Toha
Dalam pertemuan itu, secara khusus KH Suyuti Toha memberi pesan khusus terkait dengan situasi terakhir Indonesia. Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu ini, dinamika geopolitik sangat memengaruhi keadaan Indonesia.





















Komentar