BILITONNEWS.CO, LAHAT – Di tengah teriknya matahari, segelas air kelapa menjadi pelepas dahaga bagi banyak orang. Namun, bagi Dodi (36), setiap buah kelapa yang terjual bukan sekadar mendatangkan penghasilan, melainkan juga menjadi bagian dari perjuangannya memenuhi kebutuhan keluarga.
Dodi merupakan pemilik usaha Air Kelapa Barokah yang berlokasi di Jalan Kolonel Berlian, Bandar Jaya, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Selama sekitar satu tahun terakhir, ia menekuni usaha tersebut sebagai sumber penghasilan utama bagi keluarganya.
Saat ditemui BilitonNews.co, Senin (26/10/2026), Dodi mengaku bersyukur karena usaha yang dijalaninya sejauh ini berjalan lancar.
“Alhamdulillah, lancar,” ujarnya.
Setiap hari, Dodi membuka lapaknya mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB. Selama 12 jam, ia melayani pelanggan yang datang mencari kesegaran air kelapa di tengah aktivitas dan cuaca panas.
Kelapa yang dijualnya dipasok dari kawasan Lintang dan diantar langsung ke tempat usaha. Dodi membeli setiap buah kelapa seharga Rp8.000, baik ukuran besar maupun kecil, kemudian menjualnya kembali dengan harga Rp15.000 per buah.
Meski selisih harga jual dan harga beli mencapai Rp7.000 per buah, angka tersebut belum dapat disebut sebagai keuntungan bersih. Biaya operasional dan pengeluaran lain tetap perlu diperhitungkan.
Bagi Dodi, usaha sederhana ini memiliki arti lebih dari sekadar aktivitas berdagang. Ia memiliki tiga orang anak yang menjadi salah satu penyemangatnya untuk terus bekerja dan menjaga usaha tetap berjalan.

Komentar