“Workshop ini sangat kami apresiasi karena menjadi bagian dari dukungan peningkatan standar pelayanan minimal pendidikan.
Guru-guru mendapatkan bekal kompetensi yang nantinya dapat diterapkan langsung dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing,” ujar Tomy.
Menurutnya, ruang lingkup kerja sama tidak hanya berhenti pada kegiatan workshop, tetapi juga membuka peluang pengembangan berbagai program lanjutan, seperti pelatihan guru, bimbingan teknis, serta kegiatan peningkatan mutu pembelajaran lainnya.
“Kami berharap ke depan akan lahir program-program lanjutan yang semakin memperkuat kualitas pembelajaran dan kompetensi tenaga pendidik di Kabupaten Belitung,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Adham Mirranda Indonesia (YAMI), Nana Adham Murry, S.E., menegaskan komitmen yayasan untuk terus berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan literasi dan numerasi yang telah dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia.
Nana menilai peningkatan kompetensi guru merupakan kunci utama dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, efektif, dan mampu membentuk peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir kritis serta adaptif terhadap perubahan zaman.
“Guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kemampuan peserta didik. Karena itu, penguatan kapasitas guru harus menjadi prioritas agar kualitas pembelajaran terus meningkat dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan siswa,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas terjalinnya sinergi tersebut, YAMI turut menyerahkan cenderamata kepada Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung, Kepala Disdikbud Kabupaten Belitung, serta Kepala Bidang PAUD/TK Disdikbud Kabupaten Belitung.





















Komentar