Lifestyle
Home » Berita » Warkop Singgah Ngupi, Tempat Ngopi yang Menjelma Menjadi Ruang Diskusi Masyarakat Belitung

Warkop Singgah Ngupi, Tempat Ngopi yang Menjelma Menjadi Ruang Diskusi Masyarakat Belitung

Suasana pengunjung menikmati kopi dan berdiskusi di Warkop Singgah Ngupi, Jalan Hayati Mahim, Tanjungpandan, Belitung, Rabu (24/6/2026). (BilitonNews.co/Gumay)

BILITONNEWS.CO, TANJUNGPANDAN – Di tengah menjamurnya warung kopi di Kabupaten Belitung, Warkop Singgah Ngupi yang berlokasi di Jalan Hayati Mahim, tepat di depan pertigaan Jalan Kelapa Gading, Tanjungpandan, memiliki daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Begitu memasuki area warung kopi tersebut, pengunjung langsung disambut tulisan menarik yang terpampang di atas pintu masuk, yakni: “Anda tak bisa membeli kebahagiaan, tapi anda dapat membeli kopi yang bisa membuat anda bahagia.”

Bukan sekadar tempat menikmati kopi, Warkop Singgah Ngupi juga menjadi ruang berkumpul, bersilaturahmi, dan berdiskusi bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.

Mira, salah satu pegawai Warkop Singgah Ngupi, mengatakan warung kopi tersebut mulai beroperasi sejak pukul 07.00 WIB hingga 18.00 WIB setiap hari.

Menurutnya, suasana yang hangat dan akrab menjadi salah satu daya tarik utama tempat tersebut.

Ketua ASPPI Babel: Kolaborasi dan Konsistensi Jadi Kunci Kemajuan Pariwisata Bangka Belitung

“Yang menarik di sini kita bisa kenal banyak orang baru dan mendapatkan suasana yang berbeda,” ujar Mira kepada BilitonNews.co, Rabu (24/6/2026).

Selain menyajikan berbagai jenis kopi, Warkop Singgah Ngupi juga menyediakan minuman teh, aneka camilan, hingga menu makanan ringan seperti mi goreng.

Pengunjung juga dapat menikmati fasilitas WiFi gratis yang tersedia untuk mendukung aktivitas bekerja maupun bersantai.

Mira berharap warung kopi tersebut dapat terus menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat untuk menjalin silaturahmi.

“Mudah-mudahan di sini bisa menjadi tempat menjalin silaturahmi dan santai bersama,” katanya.

UMKM Babel Siap Mendunia, PLN Buka Jalan dari Produk Lokal ke Pasar Global

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer