BILITONNEWS.CO, BELITUNG — Kekayaan keanekaragaman hayati Pulau Belitung kembali menjadi perhatian dunia akademik. Selama sekitar tiga tahun, tim peneliti Departemen Biologi FMIPA IPB University berkolaborasi dengan peneliti National Museum of Natural History (MNHN) Prancis melakukan penelitian mengenai lebah di Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur.
Penelitian tersebut tidak berhenti pada upaya memahami kekayaan hayati. Hasilnya diharapkan dapat menjadi bagian dari pengetahuan yang mendukung kebijakan pemerintah daerah sekaligus membuka ruang baru bagi pengembangan ekosistem riset di Belitung.
Hal itu mengemuka dalam audiensi tim peneliti dengan Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Vina Cristyn Ferani, di ruang kerjanya, Jumat (7/8/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut, Prof. Rika Raffiudin menyampaikan bahwa hasil penelitian akan disampaikan kepada Pemerintah Daerah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).
Hasil riset itu diharapkan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan berbasis penelitian, terutama dalam bidang pelestarian keanekaragaman hayati, lingkungan, dan pengembangan potensi daerah.
Riset sebagai Basis Kebijakan
Bagi Rika, penelitian mengenai lebah merupakan bagian dari upaya memahami ekosistem secara lebih luas.
Belitung, dengan karakteristik alam dan keanekaragaman hayatinya, memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu tujuan penelitian ilmiah internasional.



Komentar