Lebih lanjut, Ayak Izkar menegaskan bahwa membangun negeri bukanlah pekerjaan yang bisa dilakukan oleh satu pihak saja.
Diperlukan keterlibatan seluruh elemen, baik institusi maupun masyarakat, untuk saling mendukung, menjaga persatuan, dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Negeri ini bisa dibangun apabila seluruh komponen, baik institusi maupun masyarakat, mau bergandengan tangan. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus ada kebersamaan dan saling mendukung untuk membangun negeri yang kita cintai ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menyampaikan, kegiatan Ngopi Bareng Warga merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam memperkuat kemitraan dan kepercayaan masyarakat.

Kapolres ingin memastikan masyarakat memiliki ruang komunikasi yang terbuka dengan kepolisian. Dengan demikian, warga tidak perlu ragu menyampaikan informasi, kritik, saran, maupun pengaduan yang berkaitan dengan persoalan di lingkungan mereka.
“Kapolres mengajak masyarakat agar tidak takut atau ragu berkomunikasi dengan kepolisian. Polres Bangka Barat selalu terbuka menerima aspirasi dan keluhan masyarakat. Kami ingin Polri hadir sebagai mitra yang siap mendengarkan, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” ujar Iptu Yos Sudarso.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Bangka Barat berharap hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat.
Sebab, menjaga keamanan bukan semata-mata tanggung jawab aparat kepolisian. Kepedulian dan keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.

Komentar