“Anak-anak pulang dengan semangat baru, banyak yang ingin belajar gambus di sekolah,” ungkapnya.
UPT Museum Jadikan Edukasi Budaya Sebagai Strategi Pelestarian
Kepala UPT Museum Revzan Maynovri, S.Sn mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi memperkenalkan budaya lokal melalui metode pembelajaran yang lebih dekat dengan generasi muda.
“Edutainment ini bagian dari strategi kami untuk menghidupkan kembali tradisi lokal melalui pendidikan praktis.
Kami berharap kolaborasi dengan sekolah, komunitas, dan Balai Pelestarian Kebudayaan dapat memperkuat pelestarian warisan budaya Belitung,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan praktik langsung dan interaksi bersama pelaku budaya menjadi cara efektif untuk membangun apresiasi masyarakat sejak usia dini.
Ke depan, UPT Museum berencana menjadikan program “Gambus Belitung: Menjaga Warisan, Menghidupkan Peradaban” sebagai agenda berkala dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan komunitas seni lokal.
Melalui program tersebut, museum diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga menjadi ruang edukasi yang menghidupkan kembali nilai budaya dan memperkuat identitas masyarakat Belitung di tengah perkembangan zaman. (*/BilitonNews.co/Al Adhi Setyanto)


Komentar