Donnahe mengatakan tekanan tersebut belum berhenti. Pada Sabtu (20/6/2026), ia kembali mengaku menjadi sasaran komentar bernada ancaman di media sosial.
Menurutnya, komentar tersebut menggunakan nama orang yang sama dengan pengirim pesan WhatsApp sebelumnya dan diduga berasal dari pihak yang sama.
Menanggapi situasi tersebut, Donnahe memilih memberikan klarifikasi secara terbuka melalui siaran langsung di akun TikTok pribadinya.
Dalam penjelasannya, ia membantah tuduhan mengenai dugaan pernikahan siri yang diancam akan disebarluaskan.
“Silakan cek kebenarannya ke Propam Polda Babel. Apa yang dituduhkan itu tidak benar,” tegas Donnahe dalam siaran langsungnya.
Donnahe juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Menurutnya, media sosial seharusnya menjadi ruang untuk berbagi karya, inspirasi, dan hal-hal positif, bukan dijadikan sarana menyebarkan ancaman, intimidasi, maupun informasi yang berpotensi mencemarkan nama baik seseorang.
Di tengah berbagai dinamika yang dihadapinya, Donnahe mengaku memilih tetap fokus meniti karier. Baginya, prestasi dalam ajang Player Knockout TikTok Battle serta peluncuran lagu “Menara Hati” menjadi bukti bahwa tantangan hidup tidak boleh menghentikan semangat untuk terus berkarya.
Perjalanan Donnahe menunjukkan bahwa keberhasilan sering kali lahir dari keteguhan menghadapi ujian. Di balik pencapaian yang diraih, terdapat perjuangan untuk tetap berdiri, berkarya, dan menjaga profesionalisme meski dihadapkan pada berbagai persoalan pribadi.





















Komentar