Gadis kelahiran Tanjungpandan ini mengaku persiapannya telah dimulai sejak berbulan-bulan sebelumnya.
Baginya, Paskibraka bukan sekadar baris-berbaris yang rapi atau seragam yang gagah, melainkan ruang pembentukan karakter, tempat disiplin dan nilai kebangsaan ditempa tanpa kompromi.
โTantangan di tingkat pusat pasti lebih berat dan persaingannya semakin ketat. Tapi saya akan berusaha maksimal, menjaga nama baik daerah, dan belajar sebaik mungkin,โ katanya.
Apresiasi juga datang dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Belitung. Ia menyebut keberhasilan Ayu sebagai cerminan kualitas generasi muda daerah yang mampu bersaing di level nasional.
โKami sangat bangga. Ini menunjukkan pembinaan generasi muda di daerah berjalan baik. Kami berharap Ayu dapat tampil maksimal dan membawa nama Belitung semakin dikenal,โ ujarnya.
Di panggung nasional nanti, Ayu akan berdiri di antara lebih dari 200 peserta terbaik dari seluruh Indonesia.
Dari jumlah itu, hanya 76 orang yang akan terpilih menjadi anggota Paskibraka Nasional 2026, mengemban tugas mengibarkan Sang Merah Putih di Istana Negara pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (*/BilitonNews.co/Gumay)


Komentar