BILITONNEWS.CO, BELITUNG – Warga di Pulau Belitung mulai resah menyusul sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Keterbatasan stok membuat kendaraan harus mengantre lebih lama untuk mendapatkan BBM yang digunakan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Pantauan BilitonNews.co pada Sabtu (19/9/2026), antrean kendaraan terlihat di sejumlah SPBU di Pulau Belitung.
Kendaraan roda dua maupun roda empat tampak mengantre dan menunggu giliran untuk mengisi BBM.
Kondisi tersebut membuat masyarakat khawatir apabila keterbatasan pasokan berlangsung lebih lama.
Sebab, Pertalite masih menjadi salah satu BBM yang digunakan masyarakat untuk menunjang berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, berdagang, mengantar anak sekolah hingga memenuhi kebutuhan keluarga.
Salah seorang warga, Martini, mengaku bingung dan resah karena kesulitan mendapatkan Pertalite.
โSaya bingung dan resah tidak mendapatkan Pertalite karena sangat kami butuhkan terutama untuk mengantar anak sekolah dan bekerja atau aktivitas sehari-hari untuk kebutuhan keluarga kami,โ kata Martini.
Warga berharap pasokan Pertalite segera kembali normal sehingga antrean tidak terus terjadi dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.
Persoalan distribusi dan ketersediaan BBM ini sebelumnya juga telah menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Belitung.

Pemkab Belitung bersama PT Pertamina Patra Niaga dan sejumlah pengelola SPBU menggelar rapat membahas pendistribusian serta ketersediaan BBM pada Rabu (9/9/2026) di Ruang Rapat Bupati Belitung.

Komentar