“Selama ini anak yang belum bisa membaca biasanya langsung diperkenalkan dengan buku. Setelah mendapatkan materi ini, kami bisa menerapkan cara lain, seperti menggunakan kartu gambar untuk mengenalkan bacaan.
Jadi anak yang belum bisa membaca maupun yang sudah bisa membaca tetap dapat belajar melalui media tersebut,” jelasnya.
Trisna menambahkan, hasil dari workshop tersebut akan diterapkan secara bertahap di TK Aqila Tanjungpandan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan materi yang lebih mendalam, terutama terkait penguatan literasi anak usia dini.
“Insyaallah apa yang diberikan narasumber akan kami terapkan sedikit demi sedikit. Harapannya ke depan ada workshop lanjutan yang semakin mendukung perkembangan PAUD, khususnya dalam pengajaran literasi kepada anak,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, YAMI menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kapasitas tenaga pendidik.
Penguatan literasi dan numerasi sejak dini dinilai menjadi langkah penting dalam membangun generasi yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. (BilitonNews.co/Gumay)





















Komentar