Menurutnya, membangun kampus dan meningkatkan kualitas pendidikan tidak dapat dilakukan sendirian.
Polman Babel membutuhkan dukungan serta kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk para wakil daerah yang berada di DPR RI dan DPD RI.
“Kami dari Polman sangat berterima kasih atas waktu beliau-beliau yang sudah berkenan mengunjungi kampus kami.
Tentunya kami tidak bisa berdiri sendiri membangun kampus. Kami membutuhkan support berbagai pihak seperti dari perwakilan kita di pusat, DPR RI, DPD RI terkait pembangunan, pengembangan teknologi dan lain-lain di kampus,” ungkap Andik.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperkuat sehingga Polman Negeri Babel mampu berkembang sebagai institusi pendidikan vokasi yang melahirkan sumber daya manusia unggul di bidang teknologi.
Andik juga mengingatkan bahwa mahasiswa yang saat ini duduk di bangku kuliah merupakan calon pemimpin dan penggerak pembangunan di masa depan.
Karena itu, pendidikan di Polman tidak hanya diarahkan untuk membentuk tenaga terampil, tetapi juga generasi yang mampu berpikir kritis, berinovasi, menjaga persatuan, dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Sebab, di tengah derasnya arus digital, masa depan tidak hanya ditentukan oleh mereka yang paling menguasai teknologi, tetapi juga oleh mereka yang mampu menggunakan teknologi untuk menghadirkan karya, kemajuan, dan manfaat bagi negeri. (*/BilitonNews.co/Gumay)

Komentar