“Ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi PLN untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas,” katanya.
Stabilitas ekonomi dan dukungan investasi
Dari sisi ekonomi makro, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rifki Ismal, menyampaikan bahwa inflasi daerah tetap terkendali di tengah dinamika ekonomi global.
Ia menegaskan bahwa stabilitas inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang positif menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli serta meningkatkan optimisme pelaku usaha. Infrastruktur energi, termasuk pasokan listrik yang andal, disebut sebagai penopang utama pertumbuhan tersebut.
Sementara itu, Kepala Bidang PPIM Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Akhmad Karnolus, menyebutkan bahwa realisasi investasi di Bangka Belitung terus menunjukkan tren peningkatan.
Menurutnya, kepercayaan investor terhadap iklim usaha daerah semakin kuat, salah satunya didukung oleh ketersediaan infrastruktur dasar seperti listrik.
Dari sisi perencanaan pembangunan, Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Joko Triadhi, menegaskan bahwa keandalan energi menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan daerah.
“Infrastruktur energi yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam mendorong investasi, pengembangan industri, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Penguatan infrastruktur dan elektrifikasi wilayah
Selain menjaga kecukupan daya, PLN juga terus memperkuat jaringan transmisi dan distribusi, melakukan digitalisasi sistem operasi, serta memperluas akses listrik hingga wilayah kepulauan.


Komentar