Selain itu, kader juga didorong membuka peluang kolaborasi dengan program strategis pemerintah, seperti KDMP dan KNMP.
Gusma menambahkan, KKL I 2026 menggunakan metode andragogi atau pembelajaran orang dewasa melalui diskusi kelompok, simulasi, studi kasus, pemetaan sosial-politik, roleplay, hingga penyusunan rencana tindak lanjut berbasis pribadi, kelompok, dan angkatan.
Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, di antaranya Mgr. Adrianus Sunarko OFM, Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma’ruf, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, Anggota DPR RI Dapil Bangka Belitung Rudianto Tjen, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya, Kapolda Babel Irjen Pol. Dr. Viktor Theodorus Sihombing, Stanislaus Riyanta, Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng, Sekretaris Eksekutif Kerawam KWI Romo Hans Jeharut, Romo J. Hariyanto, Kikin Tarigan, serta Media Insight Analyst Indicator Indonesia.
Agenda KKL I 2026 juga akan dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemuda Katolik dan Bawaslu RI sebagai bentuk penguatan kolaborasi strategis dalam pembangunan demokrasi dan kepemimpinan publik. (*/BilitonNews.co/Gumay)


Komentar