Belitung Timur
Home » Berita » Jejak Solar Subsidi di Balik Perkebunan Sawit, Wartawan Mengaku Diteror Usai Kumpulkan Data

Jejak Solar Subsidi di Balik Perkebunan Sawit, Wartawan Mengaku Diteror Usai Kumpulkan Data

Ilustrasi. Seorang wartawan diduga mengalami intimidasi dan pengejaran oleh pengendara sepeda motor usai melakukan investigasi terkait dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di Belitung Timur.

Dugaan Intimidasi Saat Investigasi

Ketegangan terjadi setelah kegiatan investigasi tersebut dilakukan. Beni mengaku mengalami peristiwa yang diduga sebagai bentuk intimidasi ketika meninggalkan lokasi penelusuran pada Jumat (22/5/2026).

Saat mengendarai mobil, dirinya menyadari ada seseorang yang membuntuti kendaraan miliknya menggunakan sepeda motor.

Menurut pengakuannya, pengendara tersebut beberapa kali berupaya menghadang dan memaksa dirinya menghentikan kendaraan.

Situasi yang semula hanya berupa pengejaran berubah menjadi lebih mengkhawatirkan setelah ia keluar dari sebuah masjid yang sempat disinggahinya di perjalanan.

Harlah Pancasila 2026, Kapolda Babel Ajak Personel Nyalakan Semangat Persatuan dan Torehkan Prestasi

“Awalnya orang itu tidak membawa parang. Namun setelah saya keluar dari masjid, dia kembali mengejar, menyuruh berhenti, dan kali ini sudah membawa parang,” ungkap Beni.

Merasa keselamatannya terancam, Beni memilih menghindari konfrontasi dan kemudian mendokumentasikan seluruh peristiwa yang dialaminya sebagai bahan laporan kepada pihak berwenang.

Dilaporkan ke Polres Belitung Timur

Atas kejadian tersebut, Beni telah resmi melaporkan dugaan intimidasi yang dialaminya ke Kepolisian Resor (Polres) Belitung Timur.

Laporan itu diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk mengungkap secara menyeluruh tidak hanya dugaan ancaman terhadap wartawan, tetapi juga dugaan aktivitas penyalahgunaan BBM subsidi yang menjadi fokus investigasi awal.

Belitung Teguhkan Semangat Pancasila: Seruan Persatuan dan Perdamaian Dunia dari Upacara 1 Juni 2026

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sejumlah warga setempat, pria yang diduga melakukan pengejaran tersebut disebut berinisial ND.

Laman: 1 2 3 4

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *