Belitung Timur
Home ยป Berita ยป Inflasi Beltim April 2026 Naik 0,36 Persen, Harga Cumi dan Beras Jadi Pemicu

Inflasi Beltim April 2026 Naik 0,36 Persen, Harga Cumi dan Beras Jadi Pemicu

Suasana rilis Berita Resmi Statistik (BRS) di Kantor BPS Belitung Timur (Beltim), Senin (4/5/2026). (Dok. Diskominfo Beltim)

BILITONNEWS.CO, BELITUNG TIMUR – Kabupaten Belitung Timur (Beltim) kembali mengalami inflasi pada April 2026.

Inflasi bulanan (month-to-month) tercatat sebesar 0,36 persen.

Hasil ini berdasarkan rilis Berita Resmi Statistik (BRS) yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Beltim.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPS Belitung Timur, Syahroni menjelaskan kenaikan harga pada April ini terutama dipicu oleh komoditas bahan pangan.

โ€œInflasi April terutama didorong kenaikan harga cumi-cumi, sawi hijau, dan beras. Ketiganya memberi andil terbesar terhadap kenaikan harga bulan ini,โ€ ungkap Roni di Ruang Pertemuan BPS Beltim, Senin (4/5/2026).

Pemkab Belitung Timur Waspadai Inflasi Jelang Idul Adha 2026

Secara kumulatif, inflasi tahun kalender (year-to-date) tercatat sebesar 0,69 persen.

Sementara itu, inflasi tahunan (year-on-year) mencapai 2,01 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,95.

โ€œKenaikan inflasi pada April didominasi oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 1,08 persen. Subkelompok makanan bahkan mencatat kenaikan lebih tinggi sebesar 1,36 persen, mencerminkan meningkatnya harga sejumlah bahan pangan utama di masyarakat,โ€ ujar Roni dalam rilis Diskominfo Beltim.

Meski demikian, beberapa kelompok pengeluaran turut menahan laju inflasi.

Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami deflasi sebesar 1,31 persen.

Aktivis Apresiasi Penindakan Tambang Ilegal di Belitung, Desak Hukum Menyasar Aktor Besar

Sementara kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga juga mencatat deflasi sebesar 0,25 persen.

Pada sisi tahunan, inflasi Beltim tertinggi terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 12,20 persen.

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *