Pada sektor pariwisata dan konektivitas internasional, Belitung kembali mencatat langkah strategis dengan beroperasinya penerbangan internasional Scoot rute Singapura–Tanjungpandan sejak 3 Mei 2026 tanpa membebani APBD.
Status UNESCO Global Geopark Belitung serta suksesnya penyelenggaraan event internasional seperti myBCA Belitung Multisport Festival 2026 dan Gran Fondo New York (GFNY) Belitung 2026 turut memperkuat posisi Belitung di panggung global.
“Belitung sedang tumbuh menjadi daerah yang dikenal, dipercaya, dan diperhitungkan di tingkat internasional. Namun kita tidak boleh kehilangan jati diri.
Kekuatan Belitung terletak pada budaya Melayu, laut, keharmonisan, dan keramahan masyarakatnya,” tegas Bupati.
Ia menutup sambutannya dengan ucapan Dirgahayu Kota Tanjungpandan ke-188, seraya menegaskan filosofi “BERTUAH” Bersih, Elok, Ramah, Tertib, Ulet, Aman, dan penuh Harapan, sebagai arah karakter pembangunan kota ke depan.
Rapat paripurna ini tidak hanya menjadi penanda peringatan historis, tetapi juga menegaskan posisi Belitung sebagai daerah yang tengah bergerak menuju pusat pertumbuhan baru berbasis budaya, pariwisata, dan konektivitas global tanpa meninggalkan akar tradisinya. (BilitonNews.co/Gumay)



Komentar