Namun yang lebih penting, perubahan mental dan kepercayaan diri tumbuh seiring disiplin yang ia bangun setiap hari.
“Awalnya saya obesitas. Berat badan saya pernah mencapai 95 kilogram. Saya mencoba berbagai olahraga, tetapi yang paling cocok adalah angkat beban.
Dari situ saya mulai merasakan perubahan dan akhirnya semakin serius menekuninya,” ujar Jingga kepada BilitonNew.co melalui sambungan telepon WhatsApp, Senin, 22 Juni 2026.
Transformasi tersebut kemudian berkembang menjadi ambisi yang lebih besar, berkompetisi dan membuktikan diri di arena profesional.
Dari Kegagalan Pertama Menuju Panggung Elite
Perjalanan menuju prestasi internasional tidak dibangun dalam semalam.
Saat mengikuti kompetisi pertamanya sekitar dua tahun lalu, Jingga belum berhasil meraih kemenangan. Namun, alih-alih menjadikan kegagalan sebagai akhir perjalanan, ia memilih menjadikannya sebagai bahan evaluasi.
Dengan dedikasi tinggi, pola latihan yang disiplin, serta komitmen terhadap gaya hidup atlet profesional, kemampuan Jingga berkembang pesat.
Setiap kompetisi menjadi batu loncatan menuju level yang lebih tinggi hingga akhirnya ia mampu berdiri sejajar dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai negara.
Mentalitas itulah yang kini menjadi salah satu kekuatan terbesarnya.
Atlet Pendatang Baru Terbaik Indonesia 2025
Perkembangan karier Jingga di dunia binaraga tergolong fenomenal.
Pada 2025, ia dinobatkan sebagai Atlet Pendatang Baru Wanita Terbaik Indonesia, sebuah penghargaan yang mengukuhkan posisinya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di kancah binaraga nasional.





















Komentar