Sport
Home » Berita » BSAC Belitung Raih 11 Medali di Kejurprov Panahan 2026, Bukti Pembinaan Atlet Muda Terus Berkembang

BSAC Belitung Raih 11 Medali di Kejurprov Panahan 2026, Bukti Pembinaan Atlet Muda Terus Berkembang

Kontingen BSAC Belitung bersama pelatih dan pendamping saat Kejurprov Panahan 2026 di Bangka Tengah. Prestasi 11 medali menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet panahan di Kabupaten Belitung. (Istimewa)

BILITONNEWS.CO, BANGKA TENGAH — Belitung Satam Archery Club (BSAC) mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panahan 2026 di GOR Sahabudin, Bangka Tengah.

Klub panahan asal Kabupaten Belitung itu berhasil membawa pulang 11 medali dari berbagai kategori pertandingan yang berlangsung pada 18–21 Juni 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi BSAC yang menjadi satu-satunya klub panahan dari Belitung yang tampil membawa nama daerah pada kejuaraan tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Ajang ini diikuti atlet-atlet dari seluruh kabupaten dan kota dengan mempertandingkan kategori usia hingga kelas umum, mulai dari Standar Nasional, Recurve, Compound, hingga Barebow.

Ketua BSAC drg. Budi Laksono mengatakan keikutsertaan klubnya dalam Kejurprov Panahan 2026 merupakan bagian dari komitmen untuk membangun prestasi olahraga panahan di Kabupaten Belitung.

Bukan Sekadar Cabai, Ini Cerita Perjuangan Petani yang Menemukan Harapan di Tengah Workshop YAMI

“Tujuan kami adalah mengharumkan nama Kabupaten Belitung melalui prestasi terbaik dalam setiap kejuaraan panahan.

Ke depan, kami berharap atlet BSAC semakin berkembang, mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda,” ujar drg. Budi Laksono.

Dalam kejuaraan tersebut, atlet BSAC tampil dominan di sejumlah kategori. Khalis Alfaiq sukses meraih dua medali emas pada kategori Compound U18 Men, sementara Evangeline Aisha Larona mempersembahkan dua medali emas pada kategori Compound U13 Women.

Tambahan medali juga diraih oleh Fawwazz Ruwayfi Abdullah dengan satu medali perunggu pada kategori Standar Nasional U10 Men, Imam Dzaki Alzhafir dan Owen Prasetya Laksono yang masing-masing meraih medali perunggu pada kategori Compound U18 Men.

TK Aqila Ungkap Dampak Positif Workshop YAMI: Metode Baru Literasi Akan Diterapkan di Sekolah

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer