HUT TNI DPRD
Advertisement
Inspirasi
Home » Berita » Dari Bangku Kuliah ke Lapak Durian, Fey Bantu Kembangkan Usaha Ayah di Mangga Besar

Dari Bangku Kuliah ke Lapak Durian, Fey Bantu Kembangkan Usaha Ayah di Mangga Besar

Fey berdiri di dekat deretan durian yang dijual di lapak Duren Acin, Jalan Mangga Besar Raya, Jakarta Barat, Jumat (9/10/2026) malam. Di usia 20 tahun, ia turut meneruskan usaha sang ayah sambil menempuh pendidikan di bangku kuliah. (BilitonNews.co/Gumay)

Durian dijual berdasarkan berat maupun per buah, menyesuaikan pilihan pembeli. Harga yang ditawarkan biasanya berkisar Rp80.000 per kilogram.

Namun, ada hal lain yang menjadi daya tarik Duren Acin, yakni garansi rasa bagi pelanggan.

Fey menjelaskan, apabila durian yang dibeli ternyata memiliki bagian buah yang rusak atau tidak layak dikonsumsi, pelanggan bisa mendapatkan penggantian satu buah durian baru tanpa biaya tambahan.

“Kalau misalkan buahnya ternyata setengahnya jelek, kita bisa kasih ganti yang baru secara penuh tanpa dikenakan biaya,” katanya.

Garansi tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjaga kepercayaan pelanggan. Sebab, bagi pencinta durian, rasa dan kualitas buah menjadi pertimbangan penting sebelum memutuskan membeli.

Berteman Terik Matahari, Sopir Bajaj di Mangga Besar Bertahan Hidup demi Keluarga

Menariknya, sebagian pelanggan Duren Acin memilih menikmati durian langsung di tempat daripada membawanya pulang.

Lapak ini beroperasi mulai pukul 17.00 WIB hingga sekitar pukul 01.00 atau 02.00 WIB. Dengan jam operasional tersebut, pelanggan masih bisa menikmati durian pada malam hari.

Menurut Fey, banyaknya pedagang durian di kawasan Mangga Besar tidak terlepas dari kebiasaan masyarakat yang menjadikan wilayah tersebut sebagai salah satu tujuan berburu durian. Setiap pedagang memiliki pemasok masing-masing untuk memenuhi kebutuhan dagangan.

Di tengah persaingan tersebut, Fey berupaya membawa Duren Acin berkembang dengan memanfaatkan pemasaran digital, tanpa meninggalkan pelayanan kepada pelanggan.

Bagi perempuan muda ini, meneruskan usaha sang ayah menjadi kesempatan untuk menjaga usaha keluarga sekaligus belajar mengembangkan bisnis secara mandiri.

Batik Kelekak Terus Berkarya, PLN Babel Buka Peluang Usaha bagi Penyandang Disabilitas

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUT TNI (6)
HUT TNI (5)
HUT TNI (1)
HUT TNI (4)
HUT TNI (2)
HUT TNI (7)
HUT TNI (3)

Berita Populer