Durian dijual berdasarkan berat maupun per buah, menyesuaikan pilihan pembeli. Harga yang ditawarkan biasanya berkisar Rp80.000 per kilogram.
Namun, ada hal lain yang menjadi daya tarik Duren Acin, yakni garansi rasa bagi pelanggan.
Fey menjelaskan, apabila durian yang dibeli ternyata memiliki bagian buah yang rusak atau tidak layak dikonsumsi, pelanggan bisa mendapatkan penggantian satu buah durian baru tanpa biaya tambahan.
“Kalau misalkan buahnya ternyata setengahnya jelek, kita bisa kasih ganti yang baru secara penuh tanpa dikenakan biaya,” katanya.
Garansi tersebut menjadi salah satu upaya untuk menjaga kepercayaan pelanggan. Sebab, bagi pencinta durian, rasa dan kualitas buah menjadi pertimbangan penting sebelum memutuskan membeli.
Menariknya, sebagian pelanggan Duren Acin memilih menikmati durian langsung di tempat daripada membawanya pulang.
Lapak ini beroperasi mulai pukul 17.00 WIB hingga sekitar pukul 01.00 atau 02.00 WIB. Dengan jam operasional tersebut, pelanggan masih bisa menikmati durian pada malam hari.
Menurut Fey, banyaknya pedagang durian di kawasan Mangga Besar tidak terlepas dari kebiasaan masyarakat yang menjadikan wilayah tersebut sebagai salah satu tujuan berburu durian. Setiap pedagang memiliki pemasok masing-masing untuk memenuhi kebutuhan dagangan.
Di tengah persaingan tersebut, Fey berupaya membawa Duren Acin berkembang dengan memanfaatkan pemasaran digital, tanpa meninggalkan pelayanan kepada pelanggan.
Bagi perempuan muda ini, meneruskan usaha sang ayah menjadi kesempatan untuk menjaga usaha keluarga sekaligus belajar mengembangkan bisnis secara mandiri.

Komentar