Belitung
Home » Berita » Dana Pinjaman Tersendat, 3 Warga Belitung Dilaporkan ke APH: “Kami Bukan Lari dari Tanggung Jawab”

Dana Pinjaman Tersendat, 3 Warga Belitung Dilaporkan ke APH: “Kami Bukan Lari dari Tanggung Jawab”

Ilustrasi berawal dari keterlambatan pembayaran, persoalan dana pinjaman tiga warga Tanjungpandan kini bergulir ke ranah hukum. Mereka mengaku tetap kooperatif dan berharap ada jalan damai untuk menyelesaikan kewajiban.

Rosmayanti mengaku kemudian menerima modal sebesar Rp15 juta. Dalam proses tersebut, ia juga menyerahkan sejumlah Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang disebut berjumlah 15 orang.

Pembayaran Mulai Tersendat

Pada awalnya, pembayaran berjalan lancar. Namun, memasuki Juli 2026, pembayaran kepada pihak pemodal mulai mengalami keterlambatan.

Kewajiban yang harus diselesaikan kemudian disebut telah mencapai nilai ratusan juta rupiah.

Rosmayanti menegaskan, kondisi tersebut bukan berarti dirinya bersama Reny dan Musniah berniat mengingkari kewajiban.

BREAKING NEWS: Berawal dari Cekcok, Bacokan Celurit Terjadi di Bundaran Satam, Pelaku Diamankan

Ia mengatakan, sebelum laporan dibuat kepada aparat penegak hukum, mereka masih berupaya melakukan pembayaran secara bertahap atau mencicil sesuai kemampuan.

Ketiganya bahkan sempat mendatangi pihak pemodal untuk menjelaskan kondisi yang mereka hadapi sekaligus meminta solusi atas pembayaran yang tertunda.

“Kami datang bertiga bukan untuk lari dari tanggung jawab. Kami ingin menyampaikan kondisi kami dan meminta solusi, bagaimana cara menyelesaikan pembayaran yang tertunda tersebut,” ujar Musniah.

Musniah mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut pihak pemodal sempat mempertanyakan kedatangan mereka secara bersamaan.

“Kalian komplotan, kenapa datang bertiga bersamaan?” kata Musniah, mengutip ucapan Mesi saat pertemuan tersebut.

Peserta Arisan di Belitung Keluhkan Cara Penagihan, Rumah Didatangi hingga Dugaan Rekaman Video

Dua Kali Memenuhi Panggilan Aparat

Setelah persoalan tersebut dilaporkan kepada aparat penegak hukum, Reny mengatakan dirinya bersama Musniah dan Rosmayanti tetap bersikap kooperatif.

Menurut dia, ketiganya telah dua kali memenuhi panggilan aparat dan memberikan keterangan terkait perkara tersebut.

Laman: 1 2 3 4

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *