Advertisement
Belitung
Home » Berita » Nelayan hingga Punya Pabrik Sagu Sendiri, Kisah Sugex Bangun Usaha dari Pengalaman

Nelayan hingga Punya Pabrik Sagu Sendiri, Kisah Sugex Bangun Usaha dari Pengalaman

Sugex saat beraktivitas di pabrik sagu miliknya di Dusun Aik Rembikang, Desa Aik Seruk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Jumat (25/9/2026). (BilitonNews.co/Gumay)

BILITONNEWS.CO, BELITUNG – Berawal dari pengalaman menjadi nelayan hingga buruh pabrik sagu, Masudi alias Sugex, warga asal Pangkalpinang, kini berhasil membangun usaha pabrik sagu miliknya sendiri.

Pabrik sagu tersebut berada di Dusun Aik Rembikang, Desa Aik Seruk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

Perjalanan Sugex membangun usaha tersebut tidaklah singkat. Sebelum memiliki pabrik sendiri, ia menjalani berbagai pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Pada 1986 hingga 1992, Sugex menggeluti profesi sebagai nelayan di Pulau Belitung.

Pria yang memiliki empat anak itu kemudian kembali menekuni usaha pengolahan sagu.

Bawa Nama Belitung di Kampus Undip, Nayla Shyfa Raih Best Participant LKMM-TD 2026

Pada 2016 hingga 2024, Sugex bekerja sebagai buruh di salah satu pabrik sagu.

Pengalaman selama bertahun-tahun bekerja di pabrik menjadi bekal bagi Sugex untuk memberanikan diri membuka usaha sendiri.

“Mulai akhir 2024 sampai sekarang saya buka usaha pabrik sendiri. Saya belajar dari pengalaman selama bekerja di pabrik sagu,” ujar Sugex kepada BilitonNews.co, Jumat (25/9/2026).

Kini, usaha yang dijalankan Sugex turut membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Sebanyak enam orang bekerja sebagai penebang pohon sagu, sementara enam pekerja lainnya bertugas di bagian pabrik.

Puluhan Tahun Dermaga Teluk Gembira Begini-Begini Saja, Kades Seliu: Mana Bukti Nyata Wakil Rakyat

Bahan baku sagu diperoleh dari masyarakat di Pulau Belitung.

Menurut Sugex, keberadaan usaha tersebut tidak hanya membantu keberlangsungan produksi, tetapi juga memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat karena bahan baku dibeli dari warga.

“Kalau bahan baku, kita dapat dari masyarakat Pulau Belitung. Masyarakat sangat membantu usaha ini, begitu juga usaha ini bisa membantu perekonomian masyarakat,” katanya.

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *