Dokter Spesialis Forensik RSUD dr. H. Marsidi Judono, dr. Gunawan Nata Kurniawan, mengatakan sebab kematian korban belum dapat ditentukan secara pasti lantaran tidak dilakukan tindakan autopsi.
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan tanda-tanda kebiruan pada bagian mukosa di bawah mata, bagian bawah mulut, serta di bawah kuku.
Berdasarkan pemeriksaan terhadap mekanisme kematian, korban kemungkinan meninggal dunia akibat kondisi lemas.
Dokter juga menyebut terdapat kemungkinan korban mengalami serangan jantung.
Namun, dugaan tersebut belum dapat dijadikan sebagai kesimpulan akhir penyebab kematian.
“Hasil Visum et Repertum (VER) akan disampaikan dalam waktu 3 x 24 jam setelah pemeriksaan,” kata dr. Gunawan.
Dari pemeriksaan terhadap jenazah, dokter juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Saat ini jenazah Dahering alias David telah berada di RSUD dr. H. Marsidi Judono untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil Visum et Repertum (VER). (BilitonNews.co/Gumay)

Komentar