Lulusan Akademi Kepolisian 90 ini menegaskan penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius.
Berdasarkan data yang disampaikan BNN, sebanyak 294 juta jiwa di dunia menggunakan narkoba.
Sementara di Indonesia sekitar 18 ribu orang meninggal setiap tahun akibat penyalahgunaan narkotika.
Mantan Karo SDM Polda Kepulauan Bangka Belitung ini mengatakan hasil penelitian nasional juga menunjukkan masih terdapat sejumlah wilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang masuk kategori rawan penyalahgunaan narkoba.
“Kami melihat upaya pencegahan harus menjadi prioritas utama. Penegakan hukum penting, tetapi langkah yang paling utama adalah pencegahan agar masyarakat tidak terjerumus sejak awal,” jelas Zainul.
Keberadaan BNN Kabupaten nantinya akan memperkuat koordinasi lintas sektor.
Tidak hanya melibatkan kepolisian, tetapi juga unsur TNI, kejaksaan, bea cukai dan instansi terkait lainnya.
“BNN bukan hanya milik polisi. Di dalamnya ada banyak unsur yang bekerja bersama. Karena itu kami berharap dukungan semua pihak agar program pencegahan narkoba di Belitung Timur dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Ruang Positif untuk Generasi Muda
Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten menyambut baik rencana pembentukan BNN di Kabupaten Beltim.
Ia menegaskan Pemkab Beltim akan segera menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan agar pembentukan lembaga tersebut dapat segera direalisasikan.
“Kita akan upayakan secepat mungkin. Tadi sudah saya sampaikan kepada asisten untuk melihat fasilitas yang bisa dimanfaatkan sehingga pembentukan BNN Kabupaten dapat segera berjalan,” kata Kamarudin.





















Komentar