BILITONNEWS.CO, BELITUNG – Anggota DPD RI Bahar Buasan mendorong percepatan transformasi ekonomi di Belitung dan wilayah Bangka Belitung melalui konsep “3+2” ekonomi alternatif sebagai strategi pasca ketergantungan pada sektor timah.
Dalam kunjungan kerja di Belitung, Bahar menegaskan bahwa masa depan ekonomi daerah tidak bisa lagi hanya bertumpu pada sektor tambang, melainkan harus diperluas ke sektor-sektor produktif lain yang lebih berkelanjutan dan inklusif.
“Belitung ini adalah salah satu ekonomi alternatif Bangka Belitung pasca timah. Kita dorong konsep 3+2,” ujarnya pada BilitonNews.co Kamis (7/5/2026).
Fokus 3+2: Dari Pangan hingga Pariwisata
Konsep “3+2” yang dimaksud meliputi tiga sektor utama, yakni pertanian dan perkebunan, perikanan dan kelautan, serta pariwisata. Sementara dua sektor lainnya adalah perdagangan jasa dan industri.
Bahar menjelaskan, sektor pertanian dan perkebunan di Belitung memiliki potensi besar, termasuk sawit dan komoditas lainnya yang sudah mulai berkembang.
Di sisi lain, sektor perikanan dan kelautan juga dinilai sangat menjanjikan mengingat kekayaan laut Belitung yang melimpah.
Namun perhatian terbesar diarahkan pada sektor pariwisata.
“Pariwisata Belitung ini luar biasa, tapi harus digarap maksimal. Kalau dikelola dengan baik, ini bisa jadi ‘matahari’ yang menerangi dan membawa berkah bagi masyarakat,” katanya.
Pariwisata Jadi Kunci, Tapi Perlu Dukungan Serius
Meski telah ditetapkan sebagai kawasan pengembangan pariwisata, Bahar menilai implementasi di lapangan masih perlu penguatan, terutama dari sisi kebijakan dan dukungan lintas sektor.




Komentar