BILITONNEWS.CO, JAKARTA – Di tengah ramainya kawasan Mangga Besar Raya, Jakarta Barat, Fey, perempuan berusia 20 tahun, memilih meneruskan usaha durian yang telah dirintis sang ayah sejak muda.
Di sela kesibukannya sebagai mahasiswi, Febria Amalia, yang akrab disapa Fey, ikut mengelola lapak Duren Acin di Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.
Bukan sekadar berjualan, Fey juga berusaha mengembangkan usaha keluarga tersebut dengan memanfaatkan ilmu pemasaran yang dipelajarinya di bangku kuliah.
Mahasiswi jurusan Marketing Communication di London School of Public Relations (LSPR) Jakarta itu mengaku mulai terlibat lebih jauh dalam usaha keluarga sekitar dua hingga tiga tahun terakhir.
Saat ditemui wartawan BilitonNews.co, Jumat (9/10/2026) malam, Fey menceritakan pengalamannya menjalani usaha yang selama ini identik dengan kaum pria.
“Kalau buat aku, perempuan jualan durian itu agak aneh. Cuma, karena aku punya dasar Marketing Communication, aku punya cara tersendiri untuk mengiklankannya di media sosial,” ujar Fey.
Berbekal pengetahuan yang diperolehnya di bangku kuliah, Fey memanfaatkan Instagram dan TikTok untuk memperkenalkan dagangan Duren Acin kepada masyarakat.
Cara itu dilakukan agar lapak durian yang dirintis sang ayah semakin dikenal, terutama oleh calon pelanggan yang aktif menggunakan media sosial.
Untuk pilihan buah, durian montong menjadi salah satu jenis yang banyak dicari pelanggan. Duren Acin juga menjual durian yang dipasok dari luar daerah, termasuk Bali dan Jawa, bergantung pada ketersediaan pasokan.

Komentar