BILITONNEWS.CO, BELITUNG – Peta persaingan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Belitung mulai terbentuk.
Setelah masa pendaftaran resmi ditutup, tiga desa dipastikan harus menjalani seleksi tambahan karena membludaknya jumlah bakal calon, sementara satu desa justru masih kekurangan peserta lantaran baru memiliki satu bakal calon.
Kontras situasi tersebut menjadi warna awal tahapan pencalonan Pilkades Serentak 2026 yang diikuti 13 desa di empat kecamatan di Kabupaten Belitung.
Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKBPMD) Kabupaten Belitung, Antonio Apriza, mengatakan seluruh panitia Pilkades di tingkat desa telah menyelesaikan pleno hasil pendaftaran setelah tahapan penerimaan bakal calon berlangsung pada 8–16 Juni 2026.
“Hasil pleno panitia desa sudah selesai. Tahapan pendaftaran juga telah ditutup pada 16 Juni, sehingga tidak ada lagi penambahan bakal calon,” ujar Antonio kepada BilitonNews.co, Jumat (19/6/2026).
Berdasarkan hasil pleno, sebanyak 13 desa akan menggelar Pilkades Serentak 2026 dengan jumlah bakal calon yang bervariasi.
Di Kecamatan Tanjungpandan, Desa Air Raya mencatat jumlah pendaftar terbanyak dengan 11 bakal calon, disusul Desa Air Kelubi sebanyak 8 bakal calon, dan Desa Perawas sebanyak 5 bakal calon.
Di Kecamatan Sijuk, Desa Air Selumar memiliki 8 bakal calon, Desa Sijuk sebanyak 5 bakal calon, Desa Terong 4 bakal calon, Desa Pelepak Pute 3 bakal calon, sedangkan Desa Tanjung Tinggi baru memiliki 1 bakal calon.





















Komentar