BILITONNEWS.CO, PANGKALPINANG – Polemik hubungan antara Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali menjadi sorotan publik.
Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, secara resmi melayangkan surat kepada Gubernur Babel untuk mengeluhkan minimnya dukungan personel serta fasilitas operasional yang ia terima dalam menjalankan tugas kedinasan.
Surat tersebut bahkan disebut telah ditembuskan kepada sejumlah pejabat tinggi negara, mulai dari Presiden Republik Indonesia, Menteri Dalam Negeri, Ketua DPR RI hingga pimpinan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dalam dokumen yang beredar, Hellyana mengungkap sejumlah kondisi yang menurutnya cukup memprihatinkan.
Salah satunya, ia menyebut tidak lagi didampingi ajudan maupun personel pengamanan (walpri) saat menjalankan kegiatan kedinasan.
Kondisi tersebut dinilai berdampak pada lemahnya dukungan protokol serta jaminan keamanan di lapangan.
Selain itu, operasional kantor Wakil Gubernur disebut hanya didukung oleh dua tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang memiliki kewenangan terbatas.
Situasi ini dinilai membuat fungsi administrasi dan koordinasi pemerintahan menjadi tidak berjalan secara maksimal.
Hellyana juga menyoroti kondisi sarana dan perlengkapan rumah dinas Wakil Gubernur yang disebut tidak lagi memadai untuk menunjang aktivitas kedinasan.
“Kondisi tersebut berpotensi menghambat pelaksanaan tugas konstitusional Wakil Gubernur dalam membantu Gubernur menyelenggarakan pemerintahan daerah,” ujar Hellyana seperti dikutip dari media online bangkaindependent.com.
















