Belitung Timur
Home ยป Berita ยป Uji Sampel Takjil di Manggar Belitung Timur, 25 Produk Aman dari Bahan Berbahaya

Uji Sampel Takjil di Manggar Belitung Timur, 25 Produk Aman dari Bahan Berbahaya

Staf BPOM melakukan uji laboratorium terhadap sampel makanan dan minuman berbuka puasa di kawasan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (9/3/2026) sore. (Dok. Diskominfo SP Beltim)

BILITONNEWS.CO, BELITUNG TIMUR โ€“ Sebanyak 25 sampel takjil yang dijual di kawasan Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dipastikan aman dari kandungan bahan berbahaya.

Hal itu diketahui usai dilakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan dan minuman oleh tim terkait.

Bupati Belitung Timur menyebut hasil ini menunjukkan kesadaran pedagang dan masyarakat terhadap bahaya penggunaan bahan berbahaya pada makanan semakin meningkat, terutama selama Ramadhan.

Masyarakat yang ingin berburu takjil selama Ramadhan 1447 Hijriah pun tidak perlu khawatir.

Seperti diketahui hasil uji laboratorium terhadap 25 sampel makanan dan minuman berbuka puasa di kawasan Manggar menunjukkan seluruhnya aman dan bebas dari bahan berbahaya.

Polres Beltim Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Terkait 20 SKT Lahan di Desa Batu Penyu

Pengujian dilaksanakan dalam kegiatan Intensifikasi Pengawasan Pangan Ramadan dan Jelang Idul Fitri 2026 di kawasan Taman Kota Manggar, Senin (9/3/26) sore.

Sampel diambil secara acak dari jalan sepanjang Pasar Manggar hingga kawasan Taman Kota Manggar.

Kepala Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Belitung, Asruddin mengungkapkan sampel takjil yang diuji diambil dari empat lokasi berbeda.

Sampel diambil terutama dari makanan dan minuman yang berwarna cerah. 

โ€œHari ini kita menguji 25 sampel. Semuanya aman dan tidak mengandung bahan berbahaya. Sampel diambil dari empat lokasi, mulai dari kawasan pasar sampai sekitar Taman Kota Manggar,โ€ ungkap Asruddin dalam rilis Diskominfo SP Beltim, Selasa (30/3/2026).

Akses Sanitasi Layak di Belitung Timur Tembus 98,11 Persen, Kini Fokus Sanitasi Aman

Pria yang menjabat sejak 2023 ini menjelaskan pengujian ini untuk mendeteksi kemungkinan penggunaan bahan berbahaya yang kerap disalahgunakan dalam pangan.

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer