Istri Wakapolda Babel, Brigjen Pol. Murry Mirranda ini mengaku terkesan dengan semangat para peserta selama mengikuti workshop.
Bahkan, banyak guru rela menempuh perjalanan jauh demi memperoleh ilmu dan pengalaman baru.
“Kami cukup terharu melihat antusiasme peserta di Kabupaten Beltim. Fokus mereka selama mengikuti kegiatan sangat luar biasa. Ada guru yang datang dari daerah yang cukup jauh dan menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor hanya untuk mengikuti pelatihan ini,” ungkap Nana.
Nana menegaskan seluruh kegiatan yang diselenggarakan YAMI tidak dipungut biaya.
Pembiayaan program berasal dari dana pribadi para pengurus yayasan sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Selain bidang pendidikan, YAMI juga aktif melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Di antaranya pelatihan bagi warga binaan pemasyarakatan, pelatihan pijat bagi penyandang tunanetra, hingga pendampingan UMKM yang terintegrasi dengan pemasaran produk.
“Kami tidak ingin hanya memberikan pelatihan. Kami juga memikirkan keberlanjutan dan pemasaran hasil pelatihan tersebut. Karena tujuan akhirnya adalah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Nana.
Fondasi Pendidikan
Workshop dibuka oleh Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar.
Dalam sambutannya, Khairil mengapresiasi YAMI yang telah memilih Beltim sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program penguatan kapasitas guru.
Ia mengatakan para guru di Kabupaten Beltim memiliki kemampuan yang baik.
Namun peningkatan kompetensi tetap diperlukan agar metode pembelajaran terus berkembang sesuai kebutuhan zaman.





















Komentar