Ia mengungkapkan tren pemesanan tiket dari Singapura ke Belitung mulai meningkat, yang ditandai dengan kenaikan harga tiket sebagai indikasi meningkatnya okupansi.
Djoni juga mengajak masyarakat, termasuk dari Bangka dan Jakarta, untuk memanfaatkan rute ini jika ingin bepergian ke Singapura melalui Belitung.
“Kita ingin membuka diri kepada dunia bahwa Belitung sudah berskala internasional,” ujarnya.
Pemerintah daerah juga akan menggelar rapat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Angkasa Pura, Imigrasi, Bea Cukai, Karantina, hingga aparat keamanan guna memastikan kelancaran operasional penerbangan internasional tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Belitung Sastra Yuni Adi mengatakan, Belitung tidak hanya mengandalkan wisata bahari, tetapi juga mengembangkan paket wisata terpadu.
“Konsep yang kita dorong adalah triple pattern, yaitu wisata bahari, budaya, gastronomi, dan tematik lainnya,” kata Sastra.
Ia menambahkan, wisatawan akan diarahkan pada paket perjalanan seperti open trip dengan durasi 4 hari 3 malam atau 5 hari 4 malam, termasuk sinergi dengan wilayah Belitung Timur.
Adapun Kepala Dinas Perhubungan Belitung Firdaus Zamri menyebut pihaknya telah menyiapkan rute transportasi wisata dari bandara menuju hotel dan destinasi unggulan seperti Tanjung Kelayang dan Tanjung Tinggi.
“Kami sudah menyiapkan skema rute agar wisatawan bisa diantar dan kembali menggunakan kendaraan yang sama,” ujarnya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, pemerintah daerah optimistis pembukaan rute internasional ini akan mendorong sektor pariwisata sekaligus membuka peluang investasi di Belitung. (Bilitonnews.co/Gumay)


Komentar