HARSAKTI-DPRD
Advertisement
Nasional
Home ยป Berita ยป Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri ke-26, Gantikan Listyo Sigit Prabowo, Ini Daftar Kapolri dari Masa ke Masa

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri ke-26, Gantikan Listyo Sigit Prabowo, Ini Daftar Kapolri dari Masa ke Masa

Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Suyudi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (Istimewa)

BILITONNEWS.CO, JAKARTA – Tongkat komando Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi berganti.

Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Suyudi Ario Seto menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang telah memimpin Polri sejak 27 Januari 2021.

Pelantikan tersebut sekaligus menandai dimulainya babak baru kepemimpinan Korps Bhayangkara.

Suyudi sebelumnya berpangkat Komisaris Jenderal Polisi. Setelah dilantik sebagai Kapolri, pangkatnya dinaikkan menjadi Jenderal Polisi.

Aset Tanjung Pendam Sah Milik Pemkab Belitung, Bakal Disulap Jadi Destinasi Eksklusif

Dalam prosesi yang sama, Presiden Prabowo juga melantik Komjen Pol Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri.

Dengan pelantikan tersebut, Suyudi Ario Seto tercatat sebagai Kapolri ke-26 dalam sejarah Polri.

Daftar Kapolri dari Masa ke Masa

Perjalanan kepemimpinan Polri telah berlangsung sejak masa awal kemerdekaan Indonesia.

Dikutip dari laman resmi Polri, berikut daftar Kapolri dari masa ke masa hingga Suyudi Ario Seto:

APBD Belitung 2026 Surplus, Bupati Djoni Alamsyah Ungkap Fokus Penggunaan Anggaran: Rumah Sakit

  1. Komisaris Jenderal Polisi Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo, 29 September 1945 – 14 Desember 1959.
  2. Komisaris Jenderal Polisi Soekarno Djojonegoro, 14 Desember 1959 – 30 Desember 1963.
  3. Jenderal Polisi Soetjipto Danoekoesoemo, 30 Desember 1963 – 8 Mei 1965.
  4. Jenderal Polisi Soetjipto Joedodihardjo, 9 Mei 1965 – 15 Mei 1968.
  5. Jenderal Polisi Hoegeng Imam Santoso, 15 Mei 1968 – 2 Oktober 1971.
  6. Jenderal Polisi Mohamad Hasan, 3 Oktober 1971 – 24 Juni 1974.
  7. Jenderal Polisi Widodo Budidarmo, 26 Juni 1974 – 25 September 1978.
  8. Jenderal Polisi Awaluddin Djamin, 26 September 1978 – 3 Desember 1982.
  9. Jenderal Polisi Anton Soedjarwo, 4 Desember 1982 – 6 Juni 1986.
  10. ย Jenderal Polisi Mochammad Sanoesi, 7 Juni 1986 – 19 Februari 1991.
  11. ย Jenderal Polisi Kunarto, 20 Februari 1991 – 5 April 1993.
  12. ย Jenderal Polisi Banurusman Astrosemitro, 6 April 1993 – 14 Maret 1996.
  13. Jenderal Polisi Dibyo Widodo, 15 Maret 1996 – 28 Juni 1998.
  14. ย Jenderal Polisi Roesmanhadi, 29 Juni 1998 – 3 Januari 2000.
  15. ย Jenderal Polisi Roesdihardjo, 4 Januari 2000 – 22 September 2000.
  16. ย Jenderal Polisi Surojo Bimantoro, 23 September 2000 – 21 Juni 2001.
  17. ย Jenderal Polisi Da’i Bachtiar, 29 November 2001 – 7 Juli 2005.
  18. ย Jenderal Polisi Sutanto, 8 Juli 2005 – 30 September 2008.
  19. ย Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri, 1 Oktober 2008 – 22 Oktober 2010.
  20. ย Jenderal Polisi Timur Pradopo, 22 Oktober 2010 – 25 Oktober 2013.
  21. ย Jenderal Polisi Sutarman, 25 Oktober 2013 – 16 Januari 2015.
  22. ย Jenderal Polisi Badrodin Haiti, 17 April 2015 – 14 Juli 2016.
  23. ย Jenderal Polisi Tito Karnavian, 14 Juli 2016 – 23 Oktober 2019.
  24. ย Jenderal Polisi Idham Aziz, 1 November 2019 – 27 Januari 2021.
  25. ย Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, 27 Januari 2021 – 1 Oktober 2026.
  26. ย Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Mulai 1 Oktober 2026.

Suyudi Ario Seto, Kapolri ke-26

Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Polri sejak Indonesia memasuki masa awal kemerdekaan.

Selama lebih dari delapan dekade, posisi Kapolri telah diisi puluhan jenderal dengan tantangan dan situasi yang berbeda pada setiap periode.

Kini, kepemimpinan Polri berada di tangan Suyudi Ario Seto.

Setelah dilantik, Suyudi menyampaikan sejumlah agenda yang akan menjadi perhatian awalnya sebagai Kapolri, di antaranya konsolidasi internal, evaluasi program, peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, serta memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat.

Bupati Belitung Punya Jurus ATM untuk Dongkrak Pariwisata, Tegaskan Tak Perlu Jadi Bali

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *