“Kami tidak hanya mengedepankan tindakan setelah terjadi pelanggaran, tetapi juga melakukan langkah pencegahan dan deteksi dini secara berkelanjutan. Seluruh jajaran dan warga binaan memiliki komitmen yang sama untuk menjaga lingkungan Lapas tetap kondusif serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika,” tambahnya.
Plt Kepala BNNK Belitung, Andi Kustiawan, mengapresiasi pelaksanaan razia gabungan tersebut. Ia menilai kerja sama antara Lapas dan APH menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah penyalahgunaan serta peredaran narkotika.
“Razia gabungan dan tes urine merupakan bentuk sinergi antarinstansi dalam melakukan deteksi dini dan pencegahan penyalahgunaan narkotika. Kolaborasi seperti ini perlu terus dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung terciptanya lingkungan Pemasyarakatan yang aman dan bersih dari narkoba,” kata Andi.
Sementara itu, salah seorang warga binaan berinisial IN mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib. Ia mengatakan warga binaan mengikuti pemeriksaan sesuai arahan petugas.
“Kami mengikuti kegiatan ini dengan tertib. Bagi kami, kegiatan seperti ini menjadi pengingat untuk selalu menaati aturan dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban di dalam Lapas,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari apel gabungan, penggeledahan blok hunian hingga pelaksanaan tes urine, berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan kembali menegaskan langkah penguatan pengawasan dan deteksi dini sekaligus mempererat sinergi dengan APH dalam menjaga keamanan serta mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan pemasyarakatan. (BilitonNews.co/tedja pramana)

Komentar