Belitung Timur
Home » Berita » Program Solusi di Desa Gantung Beltim Prioritas Rehabiliasi dan Penguatan Ekosistem Mangrove

Program Solusi di Desa Gantung Beltim Prioritas Rehabiliasi dan Penguatan Ekosistem Mangrove

Ketua Yayasan Tarsius Center Indonesia Budi Setiawan menyerahkan dokumen Program SOLUSI kepada tiga desa di Kabupaten Belitung Timur pada Sabtu, 24 Januari 2026. (IST/dok Yayasan Tarsius Center Indonesia)

Strategi ini disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas dan jumlah penduduk.

Hal ini seiring rencana penempatan satu batalyon dengan sekitar 1.000 personel di wilayah tersebut.

Ade mengemukakn konservasi lingkungan harus berjalan seiring pengelolaan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada tahun 2025 difokuskan pada penyusunan dokumen dan perencanaan.

Sedangkan pelaksanaan program secara penuh akan dimulai pada 2026.

Sinergi Pemkab Beltim–BPMP Babel, Fokus Dongkrak Kualitas Pendidikan

Pada periode 2027 hingga 2028, Program Solusi diarahkan untuk memastikan keberlanjutan program.

Termasuk dampak jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat Belitung Timur.

Program Solusi merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Indonesia melalui Bappenas dan Pemerintah Jerman melalui BMUKN-IKI.

Program ini dijalankan oleh konsorsium lembaga nasional dan internasional dengan fokus pada pengelolaan lanskap berkelanjutan.

Ade menjelaskan Kabupaten Belitung Timur memiliki kekayaan hayati yang menjadi modal penting dalam pengembangan program konservasi berbasis desa.

Dari Panggung Kecil FLS3N Beltim 2026, Awal Mimpi Besar Penerus Masa Depan

“Setiap desa memiliki karakter dan tantangan yang berbeda.

Karena itu, pendekatan yang kami lakukan disesuaikan dengan potensi lokal, khususnya dalam penguatan konservasi lingkungan,” jelas Ade.

Sementara itu, Desa Lintang, yang berada di kawasan Sungai Lenggang, kegiatan difokuskan pada penguatan keanekaragaman hayati.

Sebagai langkah awal, YTCI telah menanam 16 jenis tanaman lokal untuk memperkuat struktur ekosistem desa.

Desa Lintang juga direncanakan menjadi kawasan perlindungan satwa endemic.

Pemkab Belitung Timur Waspadai Inflasi Jelang Idul Adha 2026

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *