Sementara Uskup Agung Emeritus Keuskupan Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, menyebut, seni pantun bisa menghangatkan suasana komunikasi.
Dia memulai sambutannya dengan berpantun: Sudah lama tidak ke ladang/Batang tebu sudah meninggi/Sudah lama rasanya kita tidak saling pandang/Rasa rindu setengah mati.
“Kita tidak bisa menolak dan menghindari tantangan komunikasi yang sangat modern ini. AI itu bisa membantu dalam banyak hal, tetapi tetap itu produk-produk manusia,” ujar Mgr Agus.
Mgr Didik berharap, Komisi Komsos di setiap Keuskupan mampu menghadirkan wajah dan suara Gereja bagi masyarakat.
Di samping mewujudkan wajah sinodalitas Gereja, juga mewujudkan misi untuk menaburkan, menebarkan, menggarami, mengurapi seluruh dunia dengan kabar sukacita.
“Di sini kita lintas batas untuk saling menjumpai dan mewujudkan wajah tulus dan otentik antara kita sekalian. Saat kita berjumpa, agar terjadi proses untuk belajar. Akhirnya kita juga berbagi satu sama lain,” ujar Mgr Didik. (*/BilitonNews.co)


Komentar