Dalam rangkaian kegiatan, jajaran Kejari Bangka Barat bersama IAD juga melaksanakan tradisi Nganggung sebagai wujud syukur dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Tradisi khas masyarakat Bangka Belitung tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya melestarikan kearifan lokal. Nganggung juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan di antara keluarga besar Kejari Bangka Barat dan IAD.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memberikan penguatan moral bagi jajaran Kejari Bangka Barat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Akhlak Rasulullah SAW diharapkan dapat diimplementasikan dalam setiap pelaksanaan tugas, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjalankan penegakan hukum secara profesional, transparan, serta berkeadilan.
Sebagai aparat penegak hukum, insan Adhyaksa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dan profesionalitas, tetapi juga harus menjunjung tinggi integritas, kejujuran, amanah, dan rasa keadilan.
Momentum Maulid Nabi ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Kejari Bangka Barat untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelaksanaan tugas yang berintegritas dan berorientasi pada keadilan.
Dengan memperkuat nilai keagamaan, menjaga kebersamaan, serta melestarikan budaya daerah, keluarga besar Kejari Bangka Barat diharapkan semakin solid dalam menjalankan pengabdian dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (*/BilitonNews.co/Gumay)

Komentar