General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Ira Savitri, menyatakan sinergi ini menjadi bukti peran PLN yang melampaui sektor kelistrikan. Pemanfaatan FABA juga mencerminkan komitmen terhadap prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).
“Ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun ketangguhan daerah melalui penguatan ekosistem pesisir,” kata Ira dalam rilis PLN Babel Selasa, 5 Mei 2026.
Program ini turut melibatkan kalangan akademisi. Rahadian, mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Bangka Belitung, menjelaskan sistem yang dikembangkan berjalan terintegrasi dari hulu ke hilir, mulai dari proses penetasan hingga pembesaran di laut lepas.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam program ini tidak hanya menjadi ruang pembelajaran, tetapi juga membuka perspektif baru terhadap potensi sektor maritim.
Melalui sinergi ini, pesisir Belinyu didorong keluar dari ketergantungan pada ekonomi ekstraktif menuju kawasan produktif berbasis kelautan yang berkelanjutan.
Lebih jauh, kolaborasi ini menegaskan bahwa penguatan masyarakat pesisir merupakan kunci dalam membangun ketahanan wilayah maritim yang tangguh. (BilitonNews.co/Gumay)




Komentar