Menurutnya, kondisi tersebut bukan hanya mengurangi kenyamanan masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan, pencemaran lingkungan, serta mencoreng citra kawasan pusat perdagangan apabila tidak segera ditangani.
Desi berharap persoalan tersebut tidak terus berulang mengingat Pasar Hatta merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi Kabupaten Belitung yang setiap hari dipadati pedagang, pembeli, maupun kendaraan.
Ia juga menilai sistem saluran pembuangan di kawasan tersebut perlu mendapat perhatian serius. Terlebih saat cuaca terik, aroma limbah yang keluar dari dalam drainase semakin menyengat dan menyebar ke lingkungan sekitar.
“Jangan sampai terus dibiarkan. Bau amisnya sangat mengganggu, terutama saat siang hari,” katanya.
Warga Dorong Solusi Jangka Panjang
Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait tidak hanya melakukan pembersihan saluran sebagai solusi sementara, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase di kawasan Pasar Hatta.
Langkah tersebut dinilai penting agar saluran mampu menampung aliran air maupun limbah secara optimal sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.
Selain perawatan rutin, warga juga meminta dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi jaringan drainase untuk memastikan tidak terdapat penyumbatan, sedimentasi, maupun kerusakan konstruksi yang dapat menghambat aliran air.
Masyarakat berharap infrastruktur yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah dapat berfungsi secara maksimal dalam mendukung kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat, serta kenyamanan kawasan perdagangan.



Komentar